Jumat, 27 Mei 2016

Sudah Benarkah Salatku

WANITA BERKERUDUNG BERWUDLU DI TEMPAT TERBUKA.
-Bagaimana cara berwudlu yang benar bagi wanita berkerudung saat berada di tempat terbuka? Apakah boleh membuka kerudungnya. ?-
Jika berwudlu di tempat terbuka, wanita tidak perlu membuka kerudung. Usap saja kepala dengan tetap berkerudung. Artinya, yang diusap itu bukan rembutnya, tetapi kerudungnya yang menempel di kepala. Hal ini merujuk pada keterangam berikut. -"Aku pernah melihat Rasulullah Saw mengusap sorban dan kedua sepatunya ketika wudlu"- (HR Bukhari, Ahmad, dan Ibnu Majah dari Amr Ibnu Umayyah r.a)
Hadits ini menegaskan bahwa Rasulullah Saw mengusap kepalanya tanpa mencopot sorbannya. Berarti, kaum wanita boleh mengusap kepalanya tanpa harus mekhuka atau mencopot kerudungnya. Bahkan, mereka tidak perlu membuka sepatu atau kaos kai. Sepatu pun cukup diusap bagian atasnya sebagaimana dijelaskan hadis tadi.
Kesimpulannya  wanita berjilbab  diperbolehlan tidak membuka kerudung dan kaos kaki atau sepatunya saat berwudlu di tempat terbuka. Mereka cukup mengusap saja kerudung yang menempel di kepalanya dan mengusap sepatu atau kaos kaki bagian atasnya. 
-Wallahualam-
#Sudah Benarkah Shalatku* Aam Amiruddin.p.30.

Rabu, 18 Mei 2016

Pertanyaan dari seorang atheis.

"Siapa yang menciptakan Allah?" Pemuda Ini Menjawab hingga Atheis tak berkutik

Ada seorang Atheis yg memasuki sebuah masjid, dia mengajukan 3 pertanyaan yg hanya boleh dijawab dengan akal. Artinya tidak boleh dijawab dengan dalil, karena dalil itu hanya dipercaya oleh pengikutnya, jika menggunakan dalil (naqli) maka justru diskusi ini tidak akan menghasilkan apa-apa...

Pertanyaan atheis itu adalah:

1. Siapa yg menciptakan Allah?? Bukankah semua yg ada di dunia ada karena ada penciptanya?? Bagaimana mungkin Allah ada jika tidak ada penciptanya??

2. Bagaimana caranya manusia bisa makan dan minum tanpa buang air?? Bukankah itu janji Allah di Syurga?? Jangan pakai dalil, tapi pakai akal....

3. Ini pertanyaan ketiga, kalau iblis itu terbuat dari Api, lalu bagaimana bisa Allah menyiksanya di dalam neraka?? Bukankah neraka juga dari api??

Tidak ada satupun jamaah yg bisa menjawab, kecuali seorang pemuda.

Pemuda itu menjawab satu per satu pertanyaan sang atheis :

1. Apakah engkau tahu, dari angka berapakah angka 1 itu berasal?? Sebagaimana angka 2 adalah 1+1 atau 4 adalah 2+2?? Atheis itu diam membisu..

"Jika kamu tahu bahwa 1 itu adalah bilangan tunggal. Dia bisa mencipta angka lain, tapi dia tidak tercipta dari angka apapun, lalu apa kesulitanmu memahami bahwa Allah itu Zat Maha Tunggal yg Maha mencipta tapi tidak bisa diciptakan??"

  Saya ingin bertanya kepadamu, apakah kita ketika dalam perut ibu kita semua makan? Apakah kita juga minum? Kalau memang kita makan dan minum, lalu bagaimana kita buang air ketika dalam perut ibu kita dulu?? Jika anda dulu percaya bahwa kita dulu makan dan minum di perut ibu kita dan kita tidak buang air didalamnya, lalu apa kesulitanmu mempercayai bahwa di Syurga kita akan makan dan minum juga tanpa buang air??

3. Pemuda itu menampar sang atheis dengan keras. Sampai sang atheis marah dan kesakitan. Sambil memegang pipinya, sang atheis-pun marah-marah kepada pemuda itu, tapi pemuda itu menjawab : "Tanganku ini terlapisi kulit, tanganku ini dari tanah..dan pipi anda juga terbuat dari kulit dari tanah juga..lalu jika keduanya dari kulit dan tanah, bagaimana anda bisa kesakitan ketika saya tampar?? Bukankah keduanya juga tercipta dari bahan yg sama, sebagaimana Syetan dan Api neraka??

Sang athies itu ketiga kalinya terdiam...

Sahabat, pemuda tadi memberikan pelajaran kepada kita bahwa tidak semua pertanyaan yg terkesan mencela/merendahkan agama kita harus kita hadapi dengan kekerasan. Dia menjawab pertanyaan sang atheis dengan cerdas dan bernas, sehingga sang atheis tidak mampu berkata-kata lagi atas pertanyaannya..

Itulah pemuda yg Islami, pemuda yg berbudi tinggi, berpengtahuan luas, berfikiran bebas...tapi tidak liberal... tetap terbingkai manis dalam indahnya Aqidah...

Ada yg berkata bahwa pemuda itu adalah Imam Abu Hanifah muda. Rahimahullahu Ta'ala...

Copas Da'wah Islam. Line

Minggu, 15 Mei 2016

Kaya atau Kecukupan

Dari Abu Hurairah Ra, Nabi Saw, beliau bersabda : "Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta xunia, akan tetapi kekayaan yang hakiki itu adalah kaya akan jiwa" (HR Bukhari Muslim) @QS Ad-Duha 93:8

Sabtu, 07 Mei 2016

Berpegang Teguh kepada Agama Allah

Abu Hurairah Ra. berkata .Rasulullah SAW bersabda. Sesungguhnya Allah menyukai darimu tiga hal dan membenci tiga hal. Dia menyukai jika kalian beribadah kepadaNya tanpa mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun; kalian berpegah teguh pada agama-Nya; dan tidak berpecah belah. Allah pun membenci darimu tiga hal ; berkata sesuatu yang tidak bermanfaat ; banyak bertanya; dan menyia-nyiakan harta. #HR Muslim #footnote QS Ali Imran 3:103

Senin, 02 Mei 2016

Renungan hati

Bismillah hirrohmanirrohim.
Seringkali disaat yang tidak terduga, ingin rasanya berdoa, ber munajat kepada Illahi Robbi, memohon kebaikan, meminta ampunan, memohon pertolongan kepadaMu Ya Rob, untuk seseorang yang jauh disana... Yg kata hati berujar bahwa beliau adalah seseorang yang baik dalam langkah di kehidupannya. Ya Allah... Ya DzalJalali wal Ikrom, Ya Hayyu Ya Qayyum, hamba mohon curahkan kebaikan terus menerus dalam Kasih SayangMu yang tiada henti untuk kaum muslimin muslimat, mukminin dan mukminat, baik yg masih ada di dunia maupun yang sdh meninggalkan dunia fana ini,  jadikan anak keturunan mereka anak anak yg sholeh sholehah, taat kepadaMu Ya Rob, serta selalu berpegang teguh pada teladan RasulullahSAW. Aamiin-YRA.

Hamba memohon kepadamu Ya Rob.... Curahkan cahayamu di kalbu siapaoun yang membaca tulisan ini, Cahaya Mu, Hidayah Mu.... Aamiin. Ya Robbal Alamiin

Wahai Malaikat yang mendampingiku, aku titipkan doa ini agar naik ke langit Arasy...  Diiringi airmata yang penuh harap terkabulnya doa.
Alhamdulillah.
Allahumma ala  Muhammad wa ala ali Muhammad.

#doaku untuk OomRahmatSaleh